Dapatkan aplikasi

Al-Mursalat

77. · 50 ayat · Makkiyyah · Tertib penurunan 33المرسلات

Surah Al-Mursalat ialah surah ke-77 dalam al-Quran dan mengandungi 50 ayat; ia Makkiyyah. Halaman ini memuatkan teks Arab, transliterasi rumi, terjemahan Melayu dan tilawah Arab bagi setiap ayat.

Teks Arab: Tanzil UthmaniTerjemahan: Abdullah BasmeihTransliterasi: Tanzil TR (Muhammet Abay)Tilawah: Mishary Râshid el-Afasy

وَٱلْمُرْسَلَـٰتِ عُرْفًا

Wal mursalaati'urfaa

Demi (makhluk-makhluk) yang dihantarkan berturut-turut (menjalankan tugasnya),

فَٱلْعَـٰصِفَـٰتِ عَصْفًا

Fal'aasifaati 'asfaa

Juga yang merempuh mara dengan sekencang-kencangnya,

وَٱلنَّـٰشِرَٰتِ نَشْرًا

Wannaashiraati nashraa

Dan demi (makhluk-makhluk) yang menyebarkan (pengajaran dan peringatan) dengan sebaran yang sesungguh-sungguhnya,

فَٱلْفَـٰرِقَـٰتِ فَرْقًا

Falfaariqaati farqaa

Serta yang memisahkan (antara yang benar dengan yang salah) dengan pemisahan yang sejelas-jelasnya,

فَٱلْمُلْقِيَـٰتِ ذِكْرًا

Falmulqiyaati zikra

Lalu menyampaikan pengajaran dan peringatan (kepada manusia),

عُذْرًا أَوْ نُذْرًا

'Uzran aw nuzraa

Untuk menghapuskan kesalahan orang-orang yang bertaubat serta memperbaiki keadaan dirinya, dan untuk menakutkan orang-orang yang ingkar - derhaka; -

إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَٰقِعٌ

Innamaa too'adoona lawaaqi'

(Sumpah demi sumpah) sesungguhnya segala yang dijanjikan kepada kamu tetap berlaku.

فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتْ

Fa izam nujoomu tumisat

Oleh itu, apabila bintang-bintang (binasa dan) hilang lenyap;

وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ فُرِجَتْ

Wa izas samaaa'u furijat

Dan apabila langit terbelah;

وَإِذَا ٱلْجِبَالُ نُسِفَتْ

Wa izal jibaalu nusifat

Dan apabila gunung-ganang hancur lebur berterbangan;

وَإِذَا ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتْ

Wa izar Rusulu uqqitat

Dan apabila Rasul-rasul ditentukan waktunya untuk dipanggil menjadi saksi terhadap umatnya, (maka sudah tentu manusia akan menerima balasan masing-masing).

لِأَىِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ

Li ayyi yawmin ujjilat

(Jika ditanya): ke hari yang manakah (perkara-perkara yang besar) itu ditangguhkan?

لِيَوْمِ ٱلْفَصْلِ

Li yawmil Fasl

(Jawabnya): Ke hari pemutusan hukum.

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ

Wa maaa adraaka maa yawmul fasl

Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pemutusan hukum itu?

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailuny yawma 'izillilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang dijanjikan oleh Rasulnya)!

أَلَمْ نُهْلِكِ ٱلْأَوَّلِينَ

Alam nuhlikil awwaleen

Bukankah Kami telah binasakan orang-orang dahulu (yang ingkar derhaka, seperti kaum Nabi Nuh, Aad dan Thamud)?

ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ ٱلْـَٔاخِرِينَ

Summa nutbi'uhumul aakhireen

Kemudian kami akan iringi mereka dengan (membinasakan orang-orang yang ingkar derhaka, dari) kaum-kaum yang datang kemudian.

كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ

Kazzlika naf'alu bilmujrimeen

Demikian cara kami lakukan terhadap sesiapa yang berdosa.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailunw yawma 'izil lil mukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang Kami janjikan)!

أَلَمْ نَخْلُقكُّم مِّن مَّآءٍ مَّهِينٍ

Alam nakhlukkum mimmaaa'im maheen

Bukankah Kami telah menciptakan kamu dari air (benih) yang sedikit dipandang orang?

فَجَعَلْنَـٰهُ فِى قَرَارٍ مَّكِينٍ

Faja'alnaahu fee qaraarim makeen

Lalu Kami jadikan air (benih) itu pada tempat penetapan yang kukuh,

إِلَىٰ قَدَرٍ مَّعْلُومٍ

Illaa qadrim ma'loom

Hingga ke suatu masa yang termaklum?

فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ ٱلْقَـٰدِرُونَ

Faqadarnaa fani'mal qaadiroon

Serta Kami tentukan (keadaannya), maka Kamilah sebaik-baik yang berkuasa menentukan dan melakukan (tiap-tiap sesuatu)!

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailuny yawma 'izil lilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (kekuasaan Kami)!

أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ كِفَاتًا

Alam naj'alil arda kifaataa

Bukankah Kami telah menjadikan bumi (sebagai tempat) penampung dan penghimpun (penduduknya)? -

أَحْيَآءً وَأَمْوَٰتًا

Ahyaaa'anw wa amwaataa

Yang hidup dan yang mati?

وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَٰسِىَ شَـٰمِخَـٰتٍ وَأَسْقَيْنَـٰكُم مَّآءً فُرَاتًا

Wa ja'alnaa feehaa rawaasiya shaamikhaatinw wa asqainaakum maaa'an furaataa

Dan Kami telah jadikan di bumi: gunung-ganang yang menetapnya, yang tinggi menjulang; dan Kami telah memberi minum kepada kamu air yang tawar lagi memuaskan dahaga?

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailuny yawma 'izil lilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat pemberian Kami)!

ٱنطَلِقُوٓا۟ إِلَىٰ مَا كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

Intaliqooo ilaa maa kuntum bihee tukazziboon

(Dikatakan kepada mereka semasa ditimpakan dengan azab): “Pergilah kepada azab yang dahulu kamu mendustakannya.

ٱنطَلِقُوٓا۟ إِلَىٰ ظِلٍّ ذِى ثَلَـٰثِ شُعَبٍ

Intaliqooo ilaa zillin zee salaasi shu'ab

“Pergilah kamu kepada naungan (asap neraka) yang bercabang tiga, -

لَّا ظَلِيلٍ وَلَا يُغْنِى مِنَ ٱللَّهَبِ

Laa zaleelinw wa laa yughnee minal lahab

“Yang tidak dapat dijadikan naungan, dan tidak dapat memberikan sebarang lindungan dari julangan api neraka.

إِنَّهَا تَرْمِى بِشَرَرٍ كَٱلْقَصْرِ

Innahaa tarmee bishararin kalqasr

“Sesungguhnya neraka itu melemparkan bunga api, (yang besarnya) seperti bangunan besar,

كَأَنَّهُۥ جِمَـٰلَتٌ صُفْرٌ

Ka annahoo jimaalatun sufr

“(Banyaknya dan warnanya) bunga api itu seolah-olah rombongan unta kuning”.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailuny yawma 'izil lilmukazibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (keadaan yang demikian).

هَـٰذَا يَوْمُ لَا يَنطِقُونَ

Haazaa yawmu laa uantiqoon

Inilah hari mereka tidak dapat berkata-kata, (kerana masing-masing terpinga-pinga ketakutan),

وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ

Wa laa yu'zanu lahum fa ya'taziroon

Dan tidak pula diizinkan mereka bercakap, maka mereka tidak dapat meminta maaf.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailunw yawma 'izil lilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (hari akhirat)!

هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ۖ جَمَعْنَـٰكُمْ وَٱلْأَوَّلِينَ

Haaza yawmul fasli jama 'naakum wal awwaleen

Inilah hari pemutusan hukum (yang menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah). Kami himpunkan kamu bersama orang-orang yang terdahulu (dari kamu).

فَإِن كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ

Fa in kaana lakum kaidun fakeedoon

Oleh itu, kalau kamu ada sebarang tipu-helah melepaskan diri, maka cubalah kamu lakukan terhadap azabKu.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailuny yawma'izil lilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang telah dijanjikan oleh Allah)!

إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى ظِلَـٰلٍ وَعُيُونٍ

Innal muttaqeena fee zilaalinw wa 'uyoon

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di tempat teduh (yang dipenuhi pelbagai nikmat), dan yang berdekatan dengan matair-matair (yang mengalir), -

وَفَوَٰكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ

Wa fawaakiha mimmaa yastahoon

Serta menikmati buah-buahan dari segala jenis yang mereka ingini.

كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ هَنِيٓـًٔۢا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Kuloo washraboo haneee 'am bimaa kuntum ta'maloon

(Pada ketika itu dikatakan kepada mereka): “Makanlah dan minumlah kamu dengan lazatnya, disebabkan apa yang kamu telah kerjakan.”

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Innaa kazaalika najzil muhsineen

Sesungguhnya, demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailuny yawma 'izil lilmuzkazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat Syurga)!

كُلُوا۟ وَتَمَتَّعُوا۟ قَلِيلًا إِنَّكُم مُّجْرِمُونَ

Kuloo wa tamatta'oo qaleelan innakum mujrimoon

Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (wahai orang-orang yang ingkar derhaka) sementara waktu hidup, (kemudian kamu akan menghadapi bahaya), kerana sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailunny yawma 'izil lilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (amaran Allah), -

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱرْكَعُوا۟ لَا يَرْكَعُونَ

Wa izaa qeela lahumur ka'oo aa yarka'oon

Dan apabila dikatakan kepada mereka (yang ingkar): “Taatlah dan kerjakanlah sembahyang”, mereka enggan mengerjakannya.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Wailunny yawma 'izil lilmukazzibeen

Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (perintah-perintah Allah dan laranganNya)!

فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَهُۥ يُؤْمِنُونَ

Fabi ayyi hadeesim ba'dahoo yu'minoon

(Kalau mereka tidak juga mahu beriman kepada keterangan-keterangan yang tersebut) maka kepada perkataan yang mana lagi, sesudah itu, mereka mahu beriman?

Al-InsanAn-Naba

Dengar dari awal hingga akhir · Al-Mursalat

0:00